Ilustrasi: pixabay.com 1 /Sampai Mati aku ranting-ranting kayu kau daun-daun kita tumbuh di hadapan musim dan menua di bawah langit angin berlarian memisahkan kita: kau jatuh aku patah serupa kehilangan kekasih adakah seseorang membahasakan kehilanganku? ataukah memahami perpisahan ini? k…
Read More»Ilustrasi: pixabay.com aku meletakkan kesedihan-kesedihan seperti meletakkan buku-buku pada rak kayu di sebuah ruangan kubiarkan segala kesedihan itu memanjang dengan judul-judul yang gampang dikenang aku berharap, pada suatu waktu aku memasuki kembali ruangan itu dan menemukan kesedihan…
Read More»Ilustrasi: pixabay.com aku mendengar tonggoret melihat burung-burung terbang kepada dahan daun-daun dipermainkan angin melambai-lambai seperti mainan di etalase toko ibu pernah berkata, musim-musim ditandai suara binatang, jatuh daun-daun, dan hembusan angin aku paham: segala yang hidup m…
Read More»ilustrasi qikan di kota ini bau laut berubah bangkai tanah menjadi kering udara mengisyaratkan kematian kau menyentuh dadamu tempat tumbuh harapan-harapan kau dapati dadamu sunyi dan sendiri 2022 Sampai Mati aku ranting-ranting kayu dan kau daun-daun hijau kita tumbuh di hadapan musim da…
Read More»Ilustrasi oleh Bayu Menunggu kau duduk seorang diri dan menunggu tetapi tak ada yang datang menemuimu lalu kau anggap segala yang ada sia-sia belaka satu kehilangan mematahkan sejuta sukacita kau sesali segala yang berlalu kau meratap mengiba-iba tetapi tak mengubah apa-apa deritamu meman…
Read More»ilustrasi foto selo lamatapo di hadapan jendela, jalan terbentang lengang dan anak manusia melihat dirinya adalah seorang petani yang berjalan dengan langkah pendek kepada ladang ini musim hujan, tapi tiada mendung menggantung di pucuk-pucuk gamal tiada hujan jatuh berderai-derai mengha…
Read More»Ilustrasi oleh Selo Lamatapo Oleh Selo Lamatapo hari belum sungguh terang ketika angin membawa dingin ke dalam sebuah kapel tua di dekat dinding seorang lelaki kurus duduk memeluk tubuhnya sambil memandang tubuh Tuhan pada kayu palang ia mendengar kisah Lazarus dibacakan: si miskin mal…
Read More»Puisi-puisi Selo Lamatapo ilustrasi oleh Johan Paji minggu subuh hujan jatuh seperti rindu berderai-derai dan dingin menjelma kenangan di tepi kasur lelaki murung duduk memeluk lutut bagai memeluk tubuh kekasih di kaca jendela embun basah menjelma wajah sedih seorang perempuan yang menol…
Read More»Puisi Selo Lamatapo di jendela kapal, kematian terbentang laksana langit dan lautan luas dan anak-anak manusia berlayar menuju dermaga akhir. Maret, 2020
Read More»